9 Cara Untuk Menjaga Anak Anda Diet Sehat

Posted on
9 Cara Untuk Menjaga Anak Anda Diet Sehat
9 Cara Untuk Menjaga Anak Anda Diet Sehat

9 Cara Untuk Menjaga Anak Anda Diet Sehat – Menciptakan rumah sehat bergizi adalah salah satu langkah terpenting yang dapat Anda lakukan untuk memastikan kesehatan anak Anda. Untuk memulai, buatlah pilihan makanan cerdas, dan bantu anak Anda mengembangkan hubungan positif dengan makanan sehat. Anak-anak Anda akan belajar tentang kecerdasan makanan dari teladan Anda.

Berikut adalah 10 tips untuk mendapatkan anak-anak makan makanan sehat:
1. Jangan membatasi makanan. Membatasi makanan meningkatkan risiko anak Anda dapat mengalami gangguan makan seperti anoreksia atau bulimia di kemudian hari. Hal ini juga dapat berdampak negatif terhadap pertumbuhan dan perkembangan. Juga dengan membatasi makanan Anda justru akan meningkatkan risiko makan berlebih di kemudian hari yang akan menyebabkan kenaikan berat badan.

2. Simpan makanan sehat di tangan. Anak-anak akan makan apa yang tersedia. Simpan buah ke dalam mangkuk di atas meja, jangan dikubur di bagian lemari es yang lebih dingin. Ingat, anak Anda hanya bisa memilih makanan yang Anda stok di rumah, dengan membatasi ‘junk food’ Anda akan, secara default, mengajari anak Anda cara memilih makanan yang lebih sehat.

3. Jangan memberi label makanan sebagai “baik” atau “buruk.” Sebaliknya, ikat makanan dengan hal-hal yang disukai anak Anda, seperti olahraga, akademisi dan hobi. Biarkan anak Anda tahu bahwa protein tanpa lemak seperti kalkun dan kalsium dalam produk susu memberi kekuatan pada kinerja olahraga dan akademis mereka, antioksidan pada buah dan sayuran menambah kilau pada kulit dan rambut dan karbohidrat dalam biji-bijian akan memberi mereka energi untuk dimainkan.

4. Puji pilihan sehat. Beri senyum sombong kepada anak-anak Anda dan beritahu mereka betapa pintarnya mereka saat mereka memilih makanan sehat. Anak-anak berkembang dengan penguatan positif!

5. Jangan mengomel tentang pilihan yang tidak sehat. Jika anak Anda memilih makanan yang tidak sehat jarang, abaikan saja. Namun, jika anak Anda selalu menginginkan makanan berlemak, goreng, redirect pilihannya. Anda bisa mencoba memanggang kentang di oven (dilemparkan hanya sedikit minyak) daripada membeli kentang goreng. Atau, jika anak Anda menginginkan permen, Anda bisa membuat stroberi segar yang dicelupkan ke dalam saus cokelat kecil. Terlalu sibuk? Kemudian simpan buah manis alami di rumah dengan cemilan cepat. Dengan usaha yang konsisten, rasa tunas berubah dan segera anak Anda akan mendambakan makanan sehat.

6. Jangan pernah menggunakan makanan sebagai hadiah. Hal ini bisa membuat masalah berat badan di kemudian hari. Sebagai gantinya, pahamilah anak-anak Anda dengan sesuatu yang fisik dan menyenangkan – mungkin perjalanan ke taman atau permainan tangkapan cepat.

7. Duduklah ke makan malam keluarga di malam hari. Jika ini bukan tradisi di rumah Anda, seharusnya begitu. Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang makan malam di meja makan dengan orang tua mereka memiliki gizi lebih baik dan cenderung tidak mendapat masalah serius seperti remaja. Mulailah dengan satu malam dalam seminggu, dan kemudian bekerja sampai tiga atau empat, untuk secara bertahap membangun kebiasaan itu.

8. Siapkan piring di dapur. Di sana Anda bisa meletakkan bagian-bagian yang sehat dari setiap item di piring makan setiap orang. Anak-anak Anda akan belajar mengenali ukuran porsi yang benar. Terlalu sering orang pergi untuk beberapa detik dan bahkan pertiga hanya karena makanannya ada di sana. Anda mungkin memperhatikan bahwa Anda membutuhkan sedikit makanan untuk merasa kenyang!

9. Beri anak-anak kendali. Mintalah anak-anak Anda untuk mengambil tiga gigitan semua makanan di piring mereka dan beri nilai, seperti A, B, C, D, atau F. Bila makanan sehat – terutama sayuran tertentu – mendapat nilai tinggi, lebih sering mereka sajikan. Tawarkan barang-barang yang tidak disukai anak-anak Anda lebih jarang. Hal ini memungkinkan anak-anak Anda berpartisipasi dalam pengambilan keputusan. Lagi pula, makan adalah urusan keluarg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *